Breaking News
Loading...

8 Jenis Transaksi Keuangan Pada Perusahaan Dagang

8 Jenis Transaksi Keuangan Pada Perusahaan Dagang
8 Jenis Transaksi Keuangan Pada Perusahaan Dagang - Kali ini Ide Peluang Bisnis Anda kenal Perusahaan Dagang? Oke perusahan daganag adalah perusahaan yang membeli barang dagangan dari pemasok dan menjualnya kembali kepada pelanggan tanpa diproses terlebih dahulu atau tanpa diubah bentuknya. Bentuk perusahaan dagang itu banyak sekali, diantaranya supermarket, penyalur atau distributor, retailer, dan pengecer. Gimana? Sekarang sudah tahukan perusahaan dagang itu apa! Jika sudah,mari kita pelajari lagi apa saja jenis transaksi yang ada di perusahaan dagang. Berikut, di bawah ini akan dijabarkan pada tulisan kali ini selengkapnya; 

Transaksi Keuangan
8 Jenis Transaksi Keuangan Pada Perusahaan Dagang / dok: beritatrans.com

8 Jenis Transaksi Perusahaan Dagang

  • Biaya Angkut Pembelian

Sebelum memperoleh barang yang dibeli, biasanya perlu mengeluarkan ongkos/biaya angkut untuk pengiriman dari toko ke gudang penyimpanan pembeli. Sehingga harga perolehan itu terdiri dari harga beli barang ditambah dengan ongkos/biaya kirim pembelian. Seluruh pengeluaran untuk biaya angkut pembelian akan dicatat dalam satu akun.


  • Pembelian

Transaksi pembelian barang dagang dalam perusahaan dagang yang ditujukan untuk dijual kembali yang akan dicatat pada akun pembelian. Pembelian dapat dilakukan secara kredit maupun secara tunai dan bisa juga sebain tunai dan sebagiannya lagi kredit.



  • Potongan Pembelian

Potongan pembelian diberikan oleh penjual dengan tujuan agar pembeli dapat melunasi utangnya sebelum tanggal jatuh tempo, atau pelunasannya dalam jangka waktu potongan. Potongan yang diterima dicatat dalam akun potongan pembelian. Sebagai akibat adanya potongan pembelian itu maka jumlah utang yang harus dibayar akan berkurang, yaitu jumlah akhir faktur dikurangi dengan potongan pembelian yang diterima. Bukti transaksi yang digunakan adalah berupa kuitansi atau bukti pengeluaran kas.

  • Retur Pembelian

Waktu melakukan transaksi pembelian barang, kadang-kadang barang yang dibeli itu tidak sesuai dengan barang yang dipesan, atau mengalami kerusakan saat dalam perjalanan. Maka pihak pembeli berhak mengembalikan barang yang rusak tersebut kepada penjual. Dalam hal ini apabila pembelian barang yang dikembalikan itu dilakukan secara tunai, maka penjual akan mengembalikan uangnya tunai kepada pembeli. Sebaliknya bila pembelian dilakukan secara kredit, maka pembeli akan membuat nota debit sebagai bukti pengurangan utangnya. Pengurangan utangnya itu dilakukan dengan cara mendebit akun utang dagang dan mengkredit akun retur pembelian. Jadi setiap terjadi transaksi yang berhubungan dengan pengembalian barang yang telah dibeli, akan dicatat dalam satu akun yaitu akun retur pembelian. Bukti transaksi yang digunakan adalah nota debit.

  • Penjualan

Transaksi penjualan barang dagang dalam perusahaan dagang dapat dilakukan baik secara tunai maupun secara kredit, atau sebagian secara tunai dan sisanya dibayar secara kredit. Setiap transaksi penjualan barang dagang dicatat dalam akun penjualan. Bukti transaksi yang digunakan adalah berupa faktur atau Bukti penerimaan kas.


  • Potongan Penjualan

Potongan penjualan diberikan untuk merangsang pembeli agar segera membayar utangnya, sebelum tanggal jatuh tempo yang ditetapkan. Potongan penjualan akan mengurangi jumlah piutang yang diterima disaat jatuh tempo, dan dicatat dalam akun potongan penjualan. Bukti transaksi yang digunakan berupa kuitansi atau bukti kas masuk.


  • Retur Penjualan

Setelah transaksi penjualan dilakukan dimana barang yang telah dikirimkan kepada pembeli. Maka dapat terjadi transaksi retur penjualan. Artinya sejumlah barang yang telah dijual/dikirimkan, dikembalikan lagi oleh pihak pembeli dengan alasan tertentu. Misalnya karena rusak atau tidak sesuai dengan pesanannya. Bagi pihak penjual pengembalian barang tersebut akan mengurangi piutang (tagihannya), sehingga penjual harus menerbitkan nota kredit untuk mengurangi piutangnya dan kemudian mencatatnya kedalam akun retur penjualan.



  • Persediaan Barang Dagangan

Persediaan barang dagang adalah jumlah persediaan barang dagang yang ada pada akhir periode tertentu. Misalnya Persediaan barang dagang 31 Desember 2015, yaitu nilai persediaan setelah dilakukan perhitungan secara fisik ( stock opname ) yang ada didalam gudang atau toko. Persediaan tersebut dicatat dalam akun persediaan barang dagang. Bukti yang digunakan adalah bukti memorial.

  • Biaya Angkut Penjualan

Dalam perjanjian saat barang dijual, mungkin saja penjual akan menanggung biaya angkut atau biaya pengiriman barang sampai digudang pembeli. Maka biaya yang dikeluarkan pihak penjual akan dicatat dalam akun biaya angkut penjualan.

Demikian aritikel kami kali ini, semoga bermanfaat. Oiya jika pembaca belum baca artikel kami sebelumnya, silahkan klik judul berikut : Persedian Barang Harus Dikelola Dengan Baik.

Disadur dari : pengusahamuslim.com