Breaking News
Loading...

Ini Dia Kabar Terbaru, Usaha Kreatif Kurir Sepeda

Ini Dia Kabar Terbaru, Usaha Kreatif Kurir Sepeda
Ini Dia Kabar Terbaru, Usaha Kreatif Kurir Sepeda - Pada zaman dahulu, sebelum ada transportasi lain, sepeda sudah dijadikan transportasi para tukang pos. Di zaman modern kini, sepeda dianggap transportasi alternatif untuk menghindari macet yang bebas polusi. Kalo biasanya kita sudah mengetahui adanya kurir yang menggunakan kendaraan bermotor untuk melakukan pengiriman barang, kini sepedalah yang menjadi ikon barunya.


Nah kali ini sebuah usaha kreatif yang penuh inovasi menjadikan jenis usaha ini kembali muncul ke permukaan dan menjadi pilihan bagus bagi penggunanya. Ide kreatif ini lahir karena kejenuhan dengan suasana macet dan inovasi memunculkan peluang kerja baru, khusunya di kota-kota besar.


Jakarta dan Bandung namun saking terbatasnya jangkauan dan tenaga yang ada. peluang usaha ini masih terbuka luas untuk pemain baru. Nah kali ini dilansir dari berbagai sumber, usaha kreatif kurir sepeda di kota Bandung, jadi sorotan IdePeluangBisnis.Info.

Usaha Kreatif Kurir Sepeda
Ini Dia Kabar Terbaru, Usaha Kreatif Kurir Sepeda

Usaha Kreatif Kurir Sepeda "Punten" Kota Kembang

Ya mereka adalah Punten kurir sepeda dengan taglinenya ZeroCarbon Courier. Awalnya usaha kurir sepeda ini dirintis sekitar pertengahan tahun 2015, oleh Anugrah Nurrewa (Kang Aso). Kang Aso salah seorang mahasiswa muda bandung yang ingin menciptakan suatu usaha yang menyediakan jasa kurir yang cepat, murah dan tentunya bebas polusi.

Ide ini berawal dari hobi sepeda yang sudah ia geluti sejak masih kecil. Ia terisnpirasi untuk membuat usaha yang menggunakan sepeda sebagai perangkat utamanya. Meskipun baru belasan armada saja, Anugrah Nurrewa sudah mampu mendapatkan  penghasilan tambahan jutaan rupiah setiap bulannya.

Tak hanya barang, para kurir bersepeda ini  juga siap mengantar makanan ataupun dokumen ke tempat yang dituju dengan jangkauan wilayah Bandung Raya.Punten Aya Kurir Sepeda ini memilki 12 riders (kuri sepeda) dan berkantor di Jalan Muararajeun Baru 1 Nomor 39, Kota Bandung.

Baca juga : 11 Contoh Peluang Usaha Cemilan yang Disukai Semua Kalangan

Kang Aso menuturkan, kata 'Punten' sendiri diambil dari Bahasa Sunda yang berarti permisi. Nama 'Punten' dipilih sebagai identitas tempat layanan ini beroperasi yakni di tanah Sunda, yang penduduknya dikenal someah (ramah).

Punten ZeroCarbon Courier adalah produk jasa yang diinisiasi oleh Banopolis. Sebuah usaha rintisan yang bergerak di bidang Non-Motorized Transportation Planning & Design.

Karena transportasi yang digunakan dengan menggunakan sepeda. Layanan Punten membatasi berat barang hanya berada di bawah 7 kilogram. Selain itu jarak layanan berada di bawah 22 kilometer di wilayah Bandung Raya.


Mengenai harga pengiriman layanan Punten terbilang cukup terjangkau. Untuk jarak 0-7 kilometer dikenakan biaya Rp 15 ribu dan per 5 kilometer selanjutnya dikenakan tambahan sebesar Rp 5 ribu .

"Cara menggunakan layanan ini cukup add LINE Punten. Disitu nanti cukup ketik nama, jenis barang, asal dam tujuan pengiriman. Nanti admin akan menginformasikan tarif dan estimasi waktu tiba. Selanjutnya rider akan menjemput pesanan dan mengantarnya ke tempat tujuan," kata pria yang juga CEO PT. Banopolis Inovasi Kendara ini.

Kang Aso mengungkapkan, masyarakat tidak perlu meragukan kemampuan para riders Punten. Sebab para riders ini merupakan pesepeda yang handal. Bahkan sebagian diantaranya adalah atlet balap sepeda lokal dan mekanik sepeda.

"Jadi kami pastikan barang yang dikirim akan sampai ke tujuan dengan baik, selamat, dan cepat. Jarak terjauh yang pernah dilayani dari Tegelega sampai Baros. Kemudian juga pernah dari Asia afrika ke Ujung Berung," ujar pria kelahiran Bandung 1 Agustus 1985.

Baca juga : 45 Ide Peluang Bisnis Makanan 2016 Yang Menjanjikan

Kang Aso menambahkan ke depan, layanan Punten akan dikembangkan melalui aplikasi. Diharapkan dengan adanya aplikasi dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan Punten.

"Rencana ke depan kita juga akan kembangkan pakai aplikasi. Bahkan kita berencana untuk tarifnya nanti dihitung berdasarkan kalori rata-rata atau pakai elevasi. Misalnya jarak ke Ciumbuleit sama ke Batununggal kan beda. Kalau ke Ciumbuleuit jalannya menanjak, sementara ke Batununggal jalanan lurus. Sekarang masih dikembangkan," ungkap pria yang kini sedang menempuh studi Magister Jurusan Perencanaan Transportasi ITB ini.

Selain mengembangkan Punten, Kang Aso bersama Banopolis juga sedang mengembangkan program lainnya yang masih berhubungan dengan transportasi tidak bermotor, diantaranya Bandung Bikeshare.

Jika Anda masih penasaran dengan layanan Punten silahkan kunjungi akun media sosial mereka. Untuk akun Instagram @puntemcourier dan Facebook: punten ZeroCarbon Courier

Gimana sahabat, Anda tertarik untuk membuka usaha kreatif kurir sepeda di kota mu? Coba aja, paling tidak Sahabat bisa mulai dengan sendiri atau beberapa orang teman, lho!Selamat mencoba dan sukses.

Sumber : mnctv news | merdeka
Foto : FP Punten Courier